Video at May 23, 2020 at 10:17AM


View this post on Instagram

Day-28 #Ramadhan2020 : Video of this day which drawed crowd’ attentions —> Romasu Brothers were making salat together ♥️. Ramadan this year #musaromas had a full-month holiday, managed to practice fasting everyday, and got MUCH motivated to either pray or recite Qur’an. The school has been off for almost two months, no bento, no trip, no athletic.. as he used to do in the kinder. What a blessing in disguise of #covıd19pandemic! … Pasti bakal kangen banget nih Ramadhan model begini. Nggak bisa ke mana-mana tapi juga semua anggota keluarga di rumah 24 jam, bisa shalat bareng 5 waktu plus tarawih, ngaji sahut-sahutan, dan sahur yang nggak terlewat meskipun tidur larut banget karena mikir paginya toh masih bisa bayar hutang tidur, nggak harus nyiapin anak / suami sekolah / kerja 😆. . . . . #romasubrothers #ramadandontleaveus #30hariberceritaselamaramadhan #hikmahramadhan #rinduramadhan

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

Video at May 14, 2020 at 06:01AM


View this post on Instagram

Day-20 #Ramadhan2020 (yesterday) : Tilawah online di sebuah grup hari ini adalah pertemuan terakhir. Kami belajar banyak hal dr bacaan diri sendiri dan orang lain, menerapkan materi-materi tajwid yg sudah didapatkan selama 20 hari. Belajar tajwid saat kecil dan beberapa kali ikut sesi tahsin ketika dewasa pun, meski emang belum pernah ikut satu program serius berkelanjutan, diriku masih banyak kekurangan di sana-sini saat baca Qur’an. ー Ya makhraj huruf yg belum pada tempatnya, ya mad yg kadang nggak konsisten, ya khilaf pada hukum-hukum tertentu seperti tidak mencapai ghunnah saat ikhfa dan idgham, dsb. Betul kata Sylvi sensei (reviewer kami di dua hari terakhir ini), bahwa betapa Allah Maha Baik krn menghitung pahala tilawah itu per huruf di mana emg setiap huruf hijaiyyah yg kita lafalkan itu ada perjuangannya. ー Sudah tepat mengucapkan sebuah huruf bukan jaminan saat huruf itu diberi harakat dan bergabung dgn huruf lain akan tepat jg. Alif lam mim, beserta panjang pendeknya, adalah tiga pahala, yg entah setiap pahalanya itu kita dapat berapa poin. Yg jelas di bulan ini kita dikasih SEPULUH KALI lipatnya. ー Membaca Qur’an menjadi sebab turunnya berkah, mendekatkan hati kita kepada Sang Pencipta, memberi ketenangan batin, membentuk chemistry dgn para org shalih yg terdokumentasikan di Qur’an, dan membentuk habit agar lisan lebih terjaga. So, struggling to recite it well is a big deal. ー Satu lagi catatan dari sensei yg mengena di hatiku, bahwa yg diperintahkan adalah membaca Qur’an dgn tartil, bukan keindahan irama lantunannya. Benar sih.. bagus bacanya itu bonus aja, tapi sebelum ke sana harus kuasai dulu ilmu tajwid, teknik nafasnya biar sampai ke tanda waqaf atau akhir ayat (pake nafas perut, ceunah!), serta adab tentunya. ー🚩 Semoga di 10 hari terakhir ini kita punya lebih banyak kesempatan dan kemauan untuk membaca firman-Nya. がんばれ! . . 📼: #musaromas was on debut reciting #holyquran — Video hanya ilustrasi, diambil tgl 15 Ramadhan . . #momwifereflection #renunganramadhan #tilawahbareng #belajartahsin #30hariberceritaselamaramadhan #10harikedua #bacaquran #emakblogger

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on