Birth Story of Baby Noah


Setelah salah ngitung kalo adik lahirnya lebih telat dari abang Musa*, ternyata adik membuktikan dia bisa mencetak rekor proses lahiran yang jauh lebih cepat tanpa membuat Mama sakit lebih lama daripada perjalanan kakaknya dulu.

*Yang betul: sama-sama lahir hari Jumat sebelum Subuh di H-3 dari HPL, tapi adik 1,5 jam lebih mundur jamnya dari jam lahir kakak

Hari Kamis, H-1 persalinan

Seharian Mama cuma ngalamin sekali kontraksi palsu dan itu pun nggak serius, padahal hari-hari sebelumnya kadang dapet yang lebih sakit. Lumayan lama adik PHP-in Mama dengan Braxton Hicks ini. Sejak usia kandungan 36 minggu. Agak merasa bersalah karena Mama memang minim usaha kali ini, kurang jalan-jalan, malas keluar karena dinginnya winter, dan makin deket HPL malah banyak duduk njahit bantalan kasur bayi.

Siang hari, Mama nitip dibeliin birthing ball. Dipake dua kali sorenya, bentar-bentar doang paling lima menitan aja goyang-goyang di situ. Menjelang jam 6 malam, flek (“bloody show”) yang ditunggu-tunggu keluar juga. Baru disitulah mulai yakin adik bentar lagi lahir.. tapi, sampai tidur tengah malam nggak ada kontraksi sama sekali. Continue reading