Photo at December 07, 2017 at 11:17AM


G made me collage of this baby then and now, based on face similarity and color tones I guess.. how lovely ❤️ #musaromas • • Bayi di sebelah kiri itu nggak kerasa gede di jalan. Konsepsi terjadi saat pindahan ke US, dia lahir di sana, ngalamin sekali pindahan saat di perut dan sekali lagi pindah kota saat newborn. Ultah pertama di kota baru tanpa satu pun teman Indonesia di sana. Syukurlah masih bisa makan kue bareng anak-anak diaspora dari berbagai penjuru Michigan. Baru sedikit tempat jauh dijejakinya setelah 'toddler' aka anak kecil yang baru mulai jalan, dia pindah lagi ke JP sampai ultah keduanya. Satu template dengan ultah sebelumnya, kali ini numpang bersyukur dan minta didoain oleh keluarga-keluarga seiman kami di negeri baru. Dengan rezeki dukungan infrastruktur terbaik di sana dia cepat beradaptasi menjadi seorang komuter ibukota bersama mamanya. Akankah ultah ketiganya di tempat baru lagi? Siapakah yang akan berada disekelilingnya nanti? Di mana pun ia menyongsong petualangan yang lebih seru, semoga masih mereka yang menguatkan dalam imtaq dan amal shalih-lah yang akan menemani. Aamiin. • • Bukan kode, cuma mellow habis baca cerpennya @monikaoktora yang "Pulang". I can totally relate to the story 😢

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

Advertisements

Musa and His Toys (14 months)


#ea5512 As a boy, Musa doesn’t have any single toy car.. The only things-that-go he has are these two cute guys and a new train toy to ride. He’s happy enough 😄

Sebagai seorang anak laki-laki, Musa (14 bulan) belum punya satu pun mobil-mobilan.. tapi ngomongin soal sesuatu yang bisa jalan, doi punya dua temen lucu ini dan sebuah kereta-keretaan baru buat dinaiki. Itu aja udah bikin doi bahagia plus bisa seseruan main tabrak-tabrakan 😄 Continue reading

Ramadan Story: Late Night Prayer in Masjid with Toddler


Judulnya sih bahasa bule, tapi isinya kali ini pakai Bahasa kok. Haha…

Sabtu pertama di bulan Ramadan ini saya kebetulan baca tulisan anaknya bu Elly Risman, mbak Sarra Risman, tentang membawa anak ke masjid (baca di bawah), lalu di sore harinya kami berkesempatan merasakan langsung pengalaman itu dengan seorang balita yang baru genap berusia 13 bulan tiga hari sebelumnya dan sudah bisa jalan sejak 10 bulan (ini penting ditulis agar terbayang seberapa heboh gerakannya sekarang.. wkwk :P). Berhubung kerepotannya sungguh tak disangka sebelumnya dan jadi kepikiran beberapa hal, saya putuskan perlu menuliskannya di sini demi memberi gambaran tentang “begini lho bawa anak (kecil) ke masjid itu” versi keluarga kecil #ea5512. Kami ajak Musa ke masjid dengan tidak bermaksud muluk-muluk semacam menanamkan kecintaan pada rumah Allahi sejak dini sih, tapi karena memang tidak ada yang menjaganya di rumah. Hihi.

Intermezzo dulu ya..

Sejak memasuki bulan Ramadan, kami sudah niatkan untuk berbuka puasa di masjid setiap weekend dan memang rata-rata masjid hanya mengadakan community dinner atau fundraising iftar di hari-hari itu. Selama Ramadan saya sebagai ibu rempong dengan balita baru yang tak bisa diprediksi jam tidurnya, tidak berharap akan bisa tarawih berjamaah di masjid, apalagi jam tarawih tahun ini sudah tidak sehat untuk anak-anak. Jam 12 malam kira-kira baru beres setengahnya.. bisa sahur sekalian tuh kalo ikut yang 23 rakaat :mrgreen:. Namun, di keluarga kami dari sononya biasa jalanin yang 11 rakaat aja (8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir). Di hari-hari kerja, sementara saya salat sendiri di rumah, Aisar alhamdulillah masih bisa ikut sampai delapan rakaat tiap malamnya di masjid terdekat dari rumah (kurleb 7-8 menit naik mobil.. alhamdulillah) dengan syarat harus tidur dulu sepulang kantor sampai waktu berbuka puasa (sekitar jam 7-9 malam). Hehe. Di pagi hari, setelah sahur, doi juga alhamdulillah masih bisa ikutan jamaah Subuh di masjid, terus tidur lagi sampai mau berangkat ke kantor.

Continue reading

How 1 Year Old Meal Time Looks Like


#ea5512
Musa’s mealtime look 1 year ++

Keukeuh pake sendok / garpu, mau balik piring, ngunyah kebanyakan (“molo-molo” orang Jawa bilang), buang-buang makanan adalah sebagian potret kekinian Musa saat makan.

It’s almost a month since my last photo for this album. If you see Musa’s meals pics before, you may think he’s an easy baby in eating. Now, Musa has been a toddler, entering period when he’s naturally to be a picky eater. Table foods with salt and sugar (yey, finally!) can’t make he eats more than his baby foods. He still prefers to eat plain fruits or veggies instead of yummy-crunchy-fascinating fried chicken a la KFC.

We have more challenges for sure, but we don’t want to bring down his self-regulate sense that has been built so far. We simply give up the foods to give to him when he doesn’t want to eat.

Posted from Ega Dioni Putri’s Facebook