Red and White Mousse Cake


I haven’t been tired of mousse, especially if it comes with sponge cake! So, here it is another recipe of mousse cake from Recipega kitchen. Enjoy and try it 🙂

View this post on Instagram

Hello! Enjoy #recipega new vlog on my channel in making #redandwhite #moussecake 🙂 (link in bio) 🎂 Video narration is in Bahasa Indonesia, but I put embedded English subs along the video. I write the recipe here too. 👇🏻 ————— Masih berbagi tentang kue yang terkait dengan resep-resep kue sebelumnya, di video terbaru ini mama bikin “Mousse Cake Merah Putih” yang lapisan merahnya diadaptasi dari resep strawberry mousse cake 🍓. Cara bikinnya simpel banget dan cocok buat pemula pastinya. Resep ini bisa dibilang merupakan latihan lain dari resep Sponge Cake dan resep Chocolate Mousse yang ada di channel ini juga. Udah pada nyobain belum, hayo? Bikin kue ini buat dikirim ke lomba masak dan fotografi WIBJ (sebuah komunitas wanita Indonesia di Jepang) saat tujuhbelasan kemarin. Demi mengenang momennya, di atas kuenya diberi hiasan sederhana dari whipped cream dengan angka 75 sesuai logo resmi pemerintah Indonesia untuk Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020. Ohya, sesuai semangat #fromamateurtoamateur, perlu diingat bahwa resep-resep mama di semua tutorial tidak menggunakan peralatan atau bahan seideal chef-chef ternama, so semoga bisa menjadi alternatif kalian yang sama-sama pas-pasan baik keahlian maupun koleksi alat tempurnya. Just start cooking with what you have. Wkwkwk 🤣. Jangan lupa subscribe, nyalakan notifikasi, like, comment, dan share ya! ————— #redandwhite #moussecake recipe Ingredients SPONGE CAKE (round springform pan 15 cm) – 3 eggs (Medium size) – 75 gram sugar – 100 gram all purpose flour – 30 ml fresh milk MOUSSE – 1 tsp gelatin powder + 2 Tbs water – 200 ml cream (in Japan: 生クリーム), whip first for white mousse: – 100 gram cream cheese – 30 gram white chocolate + 50 ml milk – a half of whipped cream untuk warna merah: – 4 Tbs strawberry jam – the remaining whipped cream – red food coloring Method: See the video (type “bit.ly/rv16920” in your browser to go to there) OR Like my FB page: Ega Dioni Putri for direct link . . . . . . #mamavlogger #cookingvlog #vlogmasak #resepcake #moussecakes #mousserecipe #mamatime #kuemerahputih #strawberrymousse #strawberrymoussecake #ムースケーキ #いちごムース

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

First Trip to Safari Park in Japan


We finally made to go to safari park in Japan! After our first experience (for me, with my EA5512 family) to safari zoo in Ohio, US, three years ago, we actually looked forward for the chance to visit safari in Japan too when since moving to Tokyo, but the desire just soared again recently. On July, Aisar once planned a trip to Hakone with a neighbor family, and one of attraction / destination I suggested to visit is Fuji Safari Park. Unfortunately, we had to cancel the trip due to the raise of confirmed corona case.

Two months later, I tried to offer the trip again to Aisar and he said “YES”. Yey!!! There we were.. watch full documentation in the vlog below. It’s English subbed, so everyone can enjoy it!

And the following is my post about the video on Instagram:

 

View this post on Instagram

 

New video up on my channel, mixed in 3 languages with EN subtitle! Warning: cuteness overload ♥️ Liputan perjalanan minggu lalu ke taman safari di dekat gunung Fuji: Fuji Safari Park. Ini pertama kalinya mama beneran ngedit video bertema “family trip” (perjalanan bersama keluarga #ea5512) sejak resmi nge- #vlog. Banyak yang cute di video ini, baik nak-kanak duo gemes Romas brothers maupun wan-hewan di #safaripark. Buat yang liburan musim panasnya udah abis, jangan khawatir! Destinasi ini cocok untuk musim apa pun kok.. dan bisa ditempuh dengan kereta/bus buat yang nggak bisa pakai mobil. Mama masukkan infonya juga di akhir video. Ke #fujisafaripark rugi kalo nggak sekalian mampir tempat lain. Awalnya kami berencana metik buah (lagi) di sekitar sana (Shizuoka), tapi setelah nelponin beberapa kebun sekitar jam 2 siang, ternyata sudah pada tutup hari itu (biasanya karena stok buah yg bisa dipetik udah habis.. datengnya hari Minggu sih, dapet pun yg sisa-sisa kadang), jadi kami cari alternatif lain, dan akhirnya ke Gotemba FO. Lumayan, dapat Yupi asli Indonesia dan sepatu baru buat suami. Wkwk.. nah, kebetulan kalo naik bus jg harus dr Gotemba eki. So, bisa jadi alternatif kalo sehari mau main ke dua tempat kaya kami. Yang di Indonesia, sabar ya sampai bisa main ke sini 😅 #jalanjalanjepang #safarizoo #liburankejepang #triptojapan #summervacation2020 #safariparkjapan #富士サファリパーク #富士サファリ #youtubevlogger #borntotravel #vlogmamaega #ea5512trip #wisatakejepang #vloggerjepang

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

//www.instagram.com/embed.js
via IFTTT

When Romas Brothers Made Prayer Together


Musa Graduated from Iqra’


View this post on Instagram

Day-20 #Ramadhan2020 (yesterday) : Tilawah online di sebuah grup hari ini adalah pertemuan terakhir. Kami belajar banyak hal dr bacaan diri sendiri dan orang lain, menerapkan materi-materi tajwid yg sudah didapatkan selama 20 hari. Belajar tajwid saat kecil dan beberapa kali ikut sesi tahsin ketika dewasa pun, meski emang belum pernah ikut satu program serius berkelanjutan, diriku masih banyak kekurangan di sana-sini saat baca Qur’an. ー Ya makhraj huruf yg belum pada tempatnya, ya mad yg kadang nggak konsisten, ya khilaf pada hukum-hukum tertentu seperti tidak mencapai ghunnah saat ikhfa dan idgham, dsb. Betul kata Sylvi sensei (reviewer kami di dua hari terakhir ini), bahwa betapa Allah Maha Baik krn menghitung pahala tilawah itu per huruf di mana emg setiap huruf hijaiyyah yg kita lafalkan itu ada perjuangannya. ー Sudah tepat mengucapkan sebuah huruf bukan jaminan saat huruf itu diberi harakat dan bergabung dgn huruf lain akan tepat jg. Alif lam mim, beserta panjang pendeknya, adalah tiga pahala, yg entah setiap pahalanya itu kita dapat berapa poin. Yg jelas di bulan ini kita dikasih SEPULUH KALI lipatnya. ー Membaca Qur’an menjadi sebab turunnya berkah, mendekatkan hati kita kepada Sang Pencipta, memberi ketenangan batin, membentuk chemistry dgn para org shalih yg terdokumentasikan di Qur’an, dan membentuk habit agar lisan lebih terjaga. So, struggling to recite it well is a big deal. ー Satu lagi catatan dari sensei yg mengena di hatiku, bahwa yg diperintahkan adalah membaca Qur’an dgn tartil, bukan keindahan irama lantunannya. Benar sih.. bagus bacanya itu bonus aja, tapi sebelum ke sana harus kuasai dulu ilmu tajwid, teknik nafasnya biar sampai ke tanda waqaf atau akhir ayat (pake nafas perut, ceunah!), serta adab tentunya. ー🚩 Semoga di 10 hari terakhir ini kita punya lebih banyak kesempatan dan kemauan untuk membaca firman-Nya. がんばれ! . . 📼: #musaromas was on debut reciting #holyquran — Video hanya ilustrasi, diambil tgl 15 Ramadhan . . #momwifereflection #renunganramadhan #tilawahbareng #belajartahsin #30hariberceritaselamaramadhan #10harikedua #bacaquran #emakblogger

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

Eighth Anniversary! Sewindu #EA5512 Merajut Cinta


Alhamdulillah ‘alaa kulli hal. Thanks to God for all the condition. In the middle of pandemic, after almost two months we did self-quarantine at home, we still managed to celebrate our 8th anniversary with duo Romasu Brothers, Musa and Noah, healthily and happily. Surviving together physically and mentally in this difficult time probably is the most precious thing we have today. Seems like both tenses and downs in the past were small, compared to how thankful we are now as family, able to keep taking care and seeing each other every day 🙂

Kalo ada waktu, insyaaAllah nanti saya cerita-cerita lagi di bawah yak tentang suka-duka berumah tangga selama sewindu. Yang jelas, setahun terakhir ini jarang banget berantem (yeyyy!) dan karena Aisar sudah bekerja dari rumah per November 2018 lalu, makin banyak juga waktu untuk bersama, ditambah kehadiran bayi baru, jadi kerasa banget tuh kerjasamanya.

View this post on Instagram

Day-12 #Ramadhan2020 : #ea5512’s EIGHTH ANNIVERSARY 💖 It’s not a short time to deal with many disagreements along the way, but also not long enough to travel around the globe together.. hahaha. Kore kara mo yoroshiku ne @aisar_lr. Sabar-sabarin dan syukur-syukurin yang ada 😛. … Alhamdulillah in this pandemic time, we still managed to have a little celebration at home, with our two munchkins, ate our favorite foods, and shared the memories to other family members and friends online. Thank you for all of your prayers sent to us! We wish much blessings to yours as well 🙏🏻 … This was our second event of this month, and we’re going to throw another one within 3 days for taking off Musa’s toddler period 😢. … Kalo kemarin ultah suami nggak bikin cake karena request doi emang jajanan Indonesia sebangsa kue sus, dadar gulung, dan martabak manis, untuk hari ini tentu saja mama pengen ada cake. Nggak susah pilihannya. Kami penggemar shortcake (kue tar basic yg juga bisa disebut ‘sponge cake’ terus dikasih cream) all the time. Tadinya mau cobain bikin tiramisu, tapi dipikir2 kalo cheesecake atau mousse cake gitu malah pada nggak terlalu doyan. Sekedar eksperimen aja kalo lagi bikin itu. … #Matchacake (#抹茶ケーキ) dibuat dengan bubuk #matcha asli dari Uji, Kyoto (#宇治抹茶) dan tsubuan yang dibulatkan. Dekorasinya dibuat dengan coklat putih, whipped cream + food coloring, dibentuk seperti logo asli EA yg dipake sejak pernikahan sampai detik ini (makasih @vriskerusniko motion clip-nya😍). … Kue kali ini #recipega bakal share resep dan cara bikinnya di Youtube aja ya biar leluasa jelasinnya. Mudah-mudahan bisa segera tayang. Jangan lupa subscribe biar dapat notifikasi #teuteupusaha 🙂 … NB: Balon hati beli di Dollar Tree pas bojo dinas ke US 🌲 ya Gaess, sebelum pada nanya 😀 . . . . #momwifereflection #mamablogger #foodblogger #8thanniversary #8周年 #ea5512 #ultahpernikahan #kuematcha #ramadanvibes #ramadanfood #手作り抹茶ケーキ #抹茶スイーツ #recipega_cake

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on