No Dopping No Secret


The boys were enjoying sea breeze in the hotel’s veranda at Derawan Island

Taken from Ega’s  Instagram

Brotherhood between toddler and baby is the cutest 💕👦🏻👶🏻 #musaromas #noahromas. These are some of their memories in Indonesia last month. Many people asked me how to keep them at a good condition while travelling almost every day during 25 days trip. I said: we’re just lucky! If they’re sick they’re just sick too. No dopping no secret, seriously 🤪. Continue reading

Eid 2019


View this post on Instagram

#ea5512 mengucapkan TAQABBAL ALLAHU MINNA WA MINKUM . 🎉 Met Lebaran 1440 H / 2019 . 🤝 Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan dan kesalahan kami 🙏🏻 semoga puasa kita, zakat kita, amalan-amalan kita diterima Allah Azza wa Jalla dan kita masih diberi umur panjang sehingga bisa bertemu bulan Ramadhan yang akan datang.. aamiin ya Rabb 🙂 … Ucapan dimodifikasi dari karangan mom @hermeywahyuni yg dikirim atas nama keluarga besar saya.. masyaAllah simpel tapi komplit, karena “kekhilafan” dan “kesalahan” memiliki arti yg berbeda. Khilaf adalah kekeliuran yg normal terjadi pada semua manusia dan cenderung tidak disengaja seperti lupa, tapi ‘salah’ mengacu pada ketidakbenaran yg mungkin disebabkan oleh watak buruk seorang manusia, misalnya kalo saya emang temperamennya tinggi sehingga kadang bikin benturan sama orang lain. 😢 Maka, untuk keduanya, saya minta dibukakan pintu maaf yaa.. 🙃 … Lebaran kali ini adalah #lebarandirantau yg paling sibuk! Dari pagi sampe malem ada acara. Kerasa banget kekeluargaannya meskipun tak ada hubungan darah dgn mereka semua 🙂 Swipe to see: (1) Perjalanan ke tempat shalat (2) Shalat di #srittokyo (3) #EidCeria : pesta lebaran untuk anak-anak setelah shalat (4) Makan-makan di @halalpanga (5) Makan2 lagi di rumah @pulungwaskito … Alhamdulillah, meskipun tepar banget, tapi bersyukur banget bisa sampai hari kemarin, setelah 30 hari full berpuasa sambil menyusui dan 5 hari berjibaku dengan abang yang masuk RS. Rencana open house di malam takbiran pun gagal kami eksekusi, padahal tamu-tamu sudah konfirm bisa datang, eh jadinya malah masak lebaran buat sendiri pun nggak sempat. … Di rumah orang tua walaupun personil tak lengkap, syukur alhamdulillah senang melihat senyum lebar papa @yayackcahyo yang sedang sakit tampak segar ditemani adik-adik dan mom. Maka nikmat Tuhan manakah yang ‘kan kau dustakan? See you next #Eid!

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

First Ramadan with Two Kids


This year we had baby Noah in our Ramadan. And alhamdulillah, although I fully breastfed him, I could make to do fasting all through the month!

View this post on Instagram

Twentieth day of #Ramadan! MashaAllah.. thank you for bearing with me to pass these fasting days even though your milk may not too much flowing and delicious as usual, #noahromas! 😂 Pernah merasakan ① dapat puasa hanya 5 hari saat bayi berusia 1,5-2 bulan ② nggak puasa kecuali sehari saat hamil muda ③ puasa sambil menyusui bayi 3-4 bulan, alhamdulillah justru yang ketiga ini yang paling mudah.. karena sesungguhnya lebih berat bayar hutang puasa di hari lain sendirian dibandingkan saat puasa rame-rame. Tahun lalu aja belum kebayar karena fase hamil-menyusui ini. Hehe. 🤪 Banyak pandangan terkait keringanan bumil dan busui dalam shaum Ramadhan, tapi saya selama ini memilih bayar fidyah dan puasa sekaligus seperti kebanyakan teman diaspora. . . . #ramadhanbusui #nursingwhilefasting #fastingwhilenursing #ramadanvibes

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

In my experience, holding the meals while nursing is easier than letting my tummy empty while suffering the nausea in the early pregnancy (even though when I finally ate the foods tasted not good). It was like a fighting between my desire and my need. 🙂

MASJID TOUR

This is my story I posted in the socmed about our hobby to do “masjid (mosque) tour” for iftar / taraweeh while Ramadan is coming and how it changes nothing even now with two kids. Written for FAHIMA’s contest. Continue reading

Musa is In Emergency


View this post on Instagram

Malam ke-25 Ramadhan ini Mama terjaga hingga sahur dengan baper maksimal. Sedih rasanya melihat hanya adik yg tidur di kasur, sementara abang #musaromas dan Papa masih di RS, setelah rangkaian evaluasi oleh tim medis yg mengikuti ikhtiar kami membawa Musa ke IGD karena seharian sakit perutnya tak kunjung sembuh dan memaksanya absen sekolah lagi untuk putaran ke-3 gara-gara sakit semenjak tahun ajaran baru dimulai awal Mei ini. Bulan kelahiran yg harusnya dilewati dgn sukacita, melalui sakit-sakit itu dari 胃腸炎 (flu perut) 気管支炎 (bronchitis) sampai 便秘 (konstipasi), kali ini sangat menguji kekuatan si abang dan kesabaran kami. Belum ditambah adik yg kena 風邪 (batpil) dan sempat ngalamin fase rewel tiap malem shg tidur hanya 2 jam slma bbrp hari. Mama pribadi jadi merasa diingatkan betapa sering lupa bersyukur saat anak sehat dan super aktif. Mungkin Allah’s will, “Lupakan Laylatul Qadr kalo PR kamu dgn manusia belum selesai.” 😢 • Ketika kita menyambut kelahiran anak, kita nggak pernah tahu rezeki apa dan ujian apa yg Tuhan titipkan besertanya. Ada yg hari-hari awal kehidupan sang bayi terasa indah dgn segala kelucuan si kecil, tapi ada juga yg sejak ananda lahir harus berjuang demi sekedar menggendongnya. Begitu menginjak usia balita, ortu yg diliputi dgn keindahan tadi, mulai mendapati tantangan demi tantangan menghampiri. Anak kadang ngadat ga mau dengerin kata ortu, tingkahnya banyak, bicaranya pun tak berhenti.. ketika kecewa maunya tak dipenuhi, bisa drama kumbara pula. Chaos! Di situ biasanya titik kritis saat ortu kehilangan idealisme untuk jadi mama papa ideal yg bisa selalu tersenyum manis, kemudian fix everything. Yes, if you haven’t, you’ll be there.. say we aren’t alone, ok? Padahal ya itulah ujian bapake emake. Ladang pahala kalo tetep sabar&waras. Parents life will be forever a sacrifice. • Alhamdulillah dikasih anak yg tak selalu kalem sehingga kadang accident happened, krn kalo mereka sampai sakit dan tak berdaya, hati kita yg akan luka. Alhamdulillah punya anak yg suka membuat gaduh, krn sepinya rumah saat mereka sakit tak lebih menenangkan. Alhamdulillah, syukurilah, dan bersabarlah, wahai Mama (dan Papa). Odaijini, Cintaku! #momwifereflection

A post shared by Ega Dioni Putri (@egadioniputri) on

No Way for Baby Blues


Dear Baby Noah,

Thank you for coming to my arms and holding me back from a lot of negative responses when facing unpleasant situations. Yeah, even though I’m still cheating to feel miserable or resentful behind you sometimes.. I can make sure that I’m not having baby blues and totally BABY PINKS to you 💕💞💝

Three weeks with this tiny human somehow my emotions become more stable compared to the time when I had only a toddler. Probably, an innocent baby’s face soothes me magically or I care less about the things unrelated to the baby and home. Also, I never imagined that it’s so easy to move on and love another child as much as the firstborn.

Your heart will grow.. and there will be enough room within it for all your sweethearts –> TRUUU

This all reminds me to the postnatal mental health survey I filled during my stay in the hospital  which actually wasn’t good that made me invited to meet the nurses and counselors. Thanks God, I’m great instead! 😇 Continue reading