The Ninth Year


#EA5512, tagar yang menjadi judul blog ini, baru saja per lima hari lalu melangkah memasuki tahun kesepuluh. Sejak awal ditetapkan, tagar itu juga merupakan doa agar kami selalu ingat hari saat perjanjian yang berat (mitsaqan ghalizan) terucap. Kami bisa saja memilih nama ‘Romas Family’ seperti yang biasa disematkan oleh teman-teman di sini, tapi tentu maknanya tidak sedalam EA5512. Unsur yang ada di dalamnya adalah kesatuan tak terpisahkan. Ah, tiba-tiba jadi ingat kata-kata di tulisan pak A di sini dulu …

… ini yang paling penting: tidak ada lagi yang namanya Ega atau Aisar. Karena mulai saat ini yang ada hanya “Ega dan Aisar”, satu dalam satu kesatuan. Sehingga yang namanya sikap saling menghargai, saling mengerti, dan saling terbuka tidak penting lagi untuk dibahas. Atarimae!* Saya pikir inilah esensi terbesar dalam pernikahan, sisanya akan kita hadapi bersama.

Atarimae oleh Aisar Romas
* istilah orang Jepang untuk menggambarkan fenomena yang sangat lumrah terjadi
Continue reading