Chocolate Cheesecake


Posted by egadioniputri via Instagram at October 11, 2017 at 05: 19 am JST

Chocolate cheesecake 🍫 and an attempt to create “black crust” from regular brown cookies 🤣 This is #flourless, so you can call it #glutenfree or something 😜 (resep ala #recipega bhs 🇮🇩 bisa dibaca di bawah)
👩🏻‍🍳 Recipe inspired from @thereciperebel (click here), but I modified it quite much considering the available ingredients.

Dalam rangka penyelamatan sisa yogurt, cream cheese, dan butter (ini mah tahan lama 😬) sebelum trip penghabisan cuti tahunan yang bermula hari ini. Hahaha. Biasanya saya kalo bikin #cheesecake ala bule gini nggak pakai telur, tapi kali ini eksperimen pakai telur dan tanpa tepung sama sekali. Teksturnya lebih moist kayanya sih, rasanya kurang bisa bedain enakan mana. Dasarnya doyan #ciskek sih.. wkwk.

Resep #chocolatecheesecake (2 round pan 5 and 6 inches) ini versi pas-pasan pakai bahan yang ada di rumah saya ya.. kalo niat banget mau bikin silakan ke website akun tersebut di atas 👆Rasanya tetep uenak, kok.

🍪CRUST

– Dark cookies 1 cup digiling halus (saya pakai 1/2 pak biskuit Kelapa Ijo merk Nissin yang udah melempem plus bubuk pewarna makanan hitam sekalian eksperimen 😂)

– Butter 5-6Tbs dilelehkan (bisa pakai butter yang tawar atau asin, sesuaiin aja sama rasa kukis dan pastinya budget 😝)

📝Di resep-resep suka ditambah gula, kalo saya nggak, soale kukisnya udah manis. Takaran mentega juga kadang harus ditambah/dikurangi (tergantung jenisnya) asalkan pas dipegang dah nyatu serbuk kukisnya berarti oke.

🧀 CAKE

– 200 g cream cheese (atau kemasan 8oz / 226 g), biarkan di room temperature

– 70 g brown sugar (atau gula biasa)

– 50 g chocolate (bar atau chips)

– 50 ml fresh milk

– 1 Tbs butter

Milk + butter sebenarnya pengganti cream, kalo punya cream pakai aja 1/4cup

– 1 cup yogurt (plain/tanpa rasa)

– 2 eggs

– 1/4 cup cocoa powder (saring)

– 1 tsp vanilla extract

– a pinch of salt (sejumput aja)

🎂 METHOD

(1) Lelehkan coklat bersamaan dengan susu dan butter di microwave / double bowl alias ditim, lalu dinginkan

(2) Panaskan oven 160 derCel, pasang loyang oven dan tuang air 1/4 tinggi. Saya pakai metode #waterbath, kalo nggak skip aja airnya. Lapisi bagian luar loyang dengan aluminium foil agar air tidak masuk ke loyang.

(3) Alasi dasar dan samping loyang dengan kertas kue

(4) Susun campuran CRUST di dasar loyang. Tekan-tekan hingga tingginya merata. Panggang di oven sampai kering, sekitar 10 menit.

(5) Cream cheese dan gula dikocok rata, masukkan yogurt, telur, vanila, dan cocoa powder. Kocok semua bahan hingga tercampur sempurna. Step ini bisa dilakukan manual dengan whisk atau mixer.

(6) Tuangkan campuran isi cheesecake ke dalam loyang. Panggang 1 jam.

(7) Dinginkan minimal 3 jam dalam kulkas sebelum dihidangkan

First Trial Kid-O-Kid


I’ve been curious with this place since we moved to Japan a year ago. Turned out Musa tried this indoor play area when we didn’t plan it. I think by applying the fee formation they’re having now, they target the visitor with little kids to pick “one day pass” plan.

1100 yen for the first 30 minutes (600 yen for kid and 500 yen for adult or kid’s caregiver) VS

1700 yen for all day playing (1 adult and 1 kid)

Which one are you going to choose?

Continue reading

Zucchini Bread



Zucchini bread 🍞 pictured with a nice combination of green and yellow colors 💛💚

秋は色々なウィンタースカッシュが収穫できるけど、ズッキーニは夏のスカッシュですよ。#recipega

Musim gugur di Amrik dulu biasanya ditandai dengan kemunculan labu-labuan berbagai rupa di supermarket. Saya dulu bingung gimana aja itu cara masaknya karena kebanyakan kulitnya keras dan sesuai namanya, #wintersquash, meski dipanen saat #autumn para labu itu bisa tahan disimpan sampai winter! Jadi mulai awal September udah nongol pasukan pumpkin oranye yang diburu orang sampai akhir Oktober buat hallowen-an, terus selama kurun waktu itu biasanya resep-resep di berbagai media adalah tentang olahan pumpkin, sweet potato, dan apel. Di Jepang sepertinya pumpkin oranye cuma sebatas gambar-gambar aja, eksekusi di resep-resep sih tetap pakai “kabocha” 😂.

Di rumah kami mau musim apa aja lumayan sering masak dengan #zucchini (jenis labu yang penampakannya kaya timun dan teksturnya mirip terong) yang termasuk #summersquash, tapi nggak summer pun nggak sulit dapatnya. Zucchini ini gampang banget diolah jadi apa aja, cepat empuk, rasa netral, dan kulitnya cakep (nggak perlu dikupas). Melihat banyaknya zucchini di meja yang mulai keriput bawahnya dan keinginan impulsif akan roti gurih (nggak manis) simpel tapi bukan keju, jadilah roti zucchini dengan isian butter ini di pagi pasca hujan yang dingin (10/5). Kirain bakal plain banget, ternyata rasa sedikit manis dari zucchini keluar setelah dipanggang, asinnya butter nggak lebay kaya cheese bread, dan yang luar biasa tumben-tumbenan Musa bisa ngabisin sepotong gede ini seorang diri 😆 • #zucchinibread #ズッキーニパン

Posted by @egadioniputri via Instagram, recipe added below 👇 

Continue reading